Pembahasan Soal Nomor 4

Jawaban yang paling tepat adalah Vakum : Udara.
Analisis Hubungan Analogi
Untuk menyelesaikan soal analogi, kita perlu menemukan pola hubungan antara dua kata utama (SENYAP : SUARA) terlebih dahulu.
-
SENYAP adalah suatu kondisi ketiadaan (tidak adanya) SUARA.
-
Pola Kalimat: "Suatu keadaan dikatakan [Kata Pertama] jika tidak ada [Kata Kedua]."
Bedah Pilihan Jawaban
Mari kita uji semua pilihan menggunakan pola kalimat yang sama:
-
A. Vakum : Udara (Jawaban Tepat)
-
Analisis: Suatu ruang dikatakan vakum jika tidak ada udara di dalamnya. Hubungannya sejajar dan sama-sama menggambarkan kondisi fisik yang hampa dari suatu zat/fenomena (suara vs udara).
-
-
B. Gelap : Lampu (Kurang Tepat)
-
Analisis: Gelap adalah kondisi tidak ada cahaya, bukan tidak ada lampu. Lampu adalah alat/sumbernya, bukan fenomena alaminya.
-
-
C. Hampa : Tekanan (Kurang Tepat)
-
Analisis: Hampa merujuk pada ketiadaan isi atau udara. Ketiadaan tekanan adalah akibat dari kondisi hampa udara, bukan padanan langsungnya.
-
-
D. Statis : Gerak (Kurang Tepat)
-
Analisis: Statis berarti diam atau tidak bergerak. Meski tampak mirip (tidak ada gerak), "statis" menggambarkan sifat benda, sedangkan "senyap" dan "vakum" menggambarkan kondisi lingkungan/ruang.
-
-
E. Dingin : Suhu (Salah)
-
Analisis: Dingin adalah kondisi saat suhu rendah, bukan kondisi "tidak ada suhu" (karena nilai suhunya tetap ada, contohnya 5^o).
-
Kesimpulan:
Pola hubungan ketiadaan yang paling identik dan setara adalah Vakum : Udara (Vakum = tidak ada udara, sebagaimana Senyap = tidak ada suara).