3

Jawaban yang tepat adalah: Sebagian orang pintar memiliki etos kerja tinggi.

Untuk menjawab soal logika silogisme (penarikan kesimpulan) seperti ini dengan cepat dan mudah, Anda bisa menggunakan Metode Aturan Dasar & Coret Kata.

Berikut adalah langkah-langkah cepatnya:

Langkah 1: Gunakan Aturan Kata "Sebagian"

Dalam ilmu logika mutlak: Jika ada minimal satu premis yang menggunakan kata "sebagian" (partikular), maka kesimpulannya PASTI menggunakan kata "sebagian".

  • Karena Premis 2 menggunakan kata "Sebagian", maka jawaban yang diawali kata "Semua" otomatis salah.

  • Langsung coret opsi C dan D.

  • Kini tersisa opsi A, B, dan E.

Langkah 2: Metode Rantai (Coret Subjek yang Sama)

Mari kita gabungkan premisnya selangkah demi selangkah dengan mencari kata yang sama di antara dua premis, lalu menyimpulkan sisanya.

Gabungkan Premis 1 dan Premis 2:

  • Premis 1: Semua sarjana adalah orang pintar.

  • Premis 2: Sebagian sarjana adalah pengusaha.

  • Trik Coret: Karena kata "sarjana" ada di kedua premis, kita bisa menggabungkan sifat sisanya. Karena sarjana yang jadi pengusaha itu pasti pintar (Premis 1), maka kesimpulan sementaranya adalah: Sebagian pengusaha adalah orang pintar.

Gabungkan Kesimpulan Sementara dengan Premis 3:

  • Kesimpulan Sementara: Sebagian pengusaha adalah orang pintar.

  • Premis 3: Semua pengusaha memiliki etos kerja tinggi.

  • Trik Coret: Kata "pengusaha" menjadi jembatan di sini. Kelompok "sebagian pengusaha" yang kita tahu pintar tadi, pastilah memiliki etos kerja tinggi (karena semua pengusaha memilikinya).

  • Maka kesimpulan akhirnya: Sebagian orang pintar memiliki etos kerja tinggi.

Kenapa Opsi Lain Salah?

Untuk memastikan, mari kita bedah sisa opsi yang ada:

  • A. Sebagian pengusaha bukan orang pintar (Salah). Premis hanya memberitahu kita tentang pengusaha yang merupakan sarjana (mereka pasti pintar). Kita sama sekali tidak punya informasi tentang pengusaha yang bukan sarjana. Dalam logika, kita tidak boleh berasumsi.

  • E. Sebagian sarjana tidak punya etos kerja (Salah). Kita hanya tahu sarjana yang jadi pengusaha punya etos kerja tinggi. Untuk sarjana profesi lain, informasinya tidak tersedia di premis, jadi tidak bisa disimpulkan "tidak punya".

Last modified: Thursday, 23 July 2026, 8:30 PM